Allah SWT telah mengirimkan para nabi untuk bimbingan umat manusia di waktu dan tempat yang berbeda. Nabi adalah sarana untuk mengkomunikasikan pesan Allah SWT kepada manusia. Allah SWT mengirim bimbingan-Nya melalui para Nabi. Kepercayaan pada Nabi-Nabi ini yang Allah SWT pilih untuk menyampaikan pesan-Nya kepada umat manusia adalah bagian dari iman Islam kita. Allah SWT berkata dalam belajar baca Alquran: “Nabi (Muhammad) percaya pada apa yang telah diturunkan kepadanya dari Tuhannya dan (begitu juga) orang-orang percaya. Masing-masing percaya pada Tuhan, Malaikat-Nya, Kitab-Nya, dan para nabi-Nya. (Mereka berkata,) ‘Kami tidak membuat perbedaan antara satu sama lain dari para nabi-Nya …’ ”(Al-Quran, 2: 285)

belajar baca alquran

Semua Nabi adalah manusia yang mengajar orang-orang tentang iman dalam Satu Tuhan yaitu Allah yang Maha Kuasa dan juga bagaimana mengikuti dan berjalan di jalan yang benar. Allah SWT juga mengungkapkan beberapa Kitab Suci pada Nabi-Nabi ini karena menyampaikan pesan-Nya kepada umat manusia, buku-buku ini juga dikenal sebagai buku-buku wahyu. Menjadi seorang Muslim kami percaya bahwa semua nabi memberikan bimbingan dan instruksi kepada orang-orang mereka tentang bagaimana cara menyembah Allah (SWT) dan menjalani hidup mereka sesuai dengan ajaran Tuhan. Karena Allah adalah Satu, pesan-Nya telah satu dan sama sepanjang waktu. Pada dasarnya, semua nabi mengajarkan pesan Islam untuk menemukan kedamaian dalam hidup melalui penyerahan kepada Pencipta Yang Maha Kuasa; untuk percaya kepada Tuhan dan mengikuti bimbinganNya.

Allah (SWT) disebutkan dalam belajar baca Alquran: “Agama yang sama telah Dia tetapkan untuk Anda sebagai apa yang Dia perintahkan kepada Nuh – yang telah Kami kirimkan melalui ilham kepada Anda – dan apa yang Kami perintahkan kepada Abraham, Musa, dan Yesus: Yaitu, supaya kamu tetap teguh dalam agama, dan jangan membuat perpecahan di dalamnya … ”(Al-Quran, 42:13). Dari ayat belajar baca Alquran, kami jadi tahu bahwa semua Nabi dikirim untuk mengabarkan Islam dan hanya ada Satu Tuhan yang mengungkapkan dasar-dasar yang sama.

Untuk memiliki iman kepada para Nabi adalah dengan yakin bahwa Allah (SWT) memilih pria yang lurus secara moral untuk menyampaikan pesan-Nya dan menyebarkannya kepada umat manusia. Berbahagialah orang-orang yang mengikuti mereka, dan sengsara adalah mereka yang menolak untuk mematuhinya. Mereka dengan setia menyampaikan pesan Allah, tanpa bersembunyi, mengubahnya. Menolak seorang Nabi berarti menolak Yang Esa, yang mengutusnya, dan tidak menaati seorang Nabi tidak menaati Yang diperintahkan untuk mematuhinya dan yang satu itu tidak lain adalah Allah yang Maha Kuasa.

belajar baca alquran

Allah (SWT) mengirim banyak Nabi ke setiap bangsa sebagian besar di antara mereka. Mereka dikirim untuk memanggil bangsa mereka untuk menyembah Allah saja. Allah SWT berkata dalam belajar baca Alquran: “Dan tanyakan (wahai Muhammad) orang-orang dari nabi-nabi Kami yang Kami utus kepadamu: ‘Apakah Kami pernah menunjuk para dewa untuk disembah selain Yang Maha Penyayang (Tuhan)?’” (Al-Quran, 43:45) . Kenabian tidak diperoleh atau diperoleh seperti pendidikan tinggi, pekerjaan, dan hal-hal lain. Allah (SWT) memilih siapa yang Dia inginkan untuk tujuan ini.

BIla anda ingin belajar baca alquran banyak cara yang bisa dicoba asal anda tetap fokus pasti bisa

Ada 25 Nabi yang disebutkan dengan nama mereka dalam belajar baca Al-quran.

Meskipun orang-orang Muslim percaya bahwa Allah SWT telah mengirim lebih dari ini pada waktu dan tempat yang berbeda. Di bawah ini kami telah membuat daftar 25 Nabi yang namanya disebutkan dalam belajar baca Alquran:

belajar baca alquran

  • Hazrat Adam (AS)
  • Hazrat Idris (AS)
  • Hazrat Nuh (AS)
  • Hazrat Hud (AS)
  • Hazrat Saleh (AS)
  • Hazrat Ibrahim (AS)
  • Hazrat Ismail (AS)
  • Hazrat Ishaq (AS)
  • Hazrat Lut (AS)
  • Hazrat Yaqoob (AS)
  • Hazrat Yusuf (AS)
  • Hazrat Shuaib (AS)
  • Hazrat Ayub (AS)
  • Hazrat Musa (AS)
  • Hazrat Harun (AS)
  • Hazrat Dhul-kifl (AS)
  • Hazrat Dawud (AS)
  • Hazrat Suleiman (AS)
  • Hazrat Ilias (AS)
  • Hazrat Al-Yasa (AS)
  • Hazrat Yunus (AS)
  • Hazrat Zakariya (AS)
  • Hazrat Yahya (AS)
  • Hazrat Isa (AS)
  • Hazrat Muhammad (SAW)

Singkatnya, Muslim percaya dan menghormati semua Nabi yang dikirim oleh Allah SWT. Allah (SWT) mengirim para Nabi sebagai contoh bagi umat manusia untuk diikuti, dan jika seseorang mengikuti teladannya, mereka akan menjalani hidup sesuai dengan kehendak Allah yang Maha Kuasa, mendapatkan kasih dan kesenangan-Nya dalam hidup ini dan akhirat.